GUARDIOLA TAK AKAN AWET LATIH MANCHESTER CITY

Guardiola Tak Akan Lama Latih Man City

Mantan pemain Manchester City, Francis Lee merasa khawatir Pep Guardiola tak akan lama melatih klub kebanggaannya tersebut.  Guardiola sukses membawa Manchester City meraih gelar juara Premier League di musim keduanya, akan tetapi Lee menilai hal itu bukanlah jaminan. JUDI ONLINE

Menurut Lee, Guardiola adalah pelatih yang tertarik untuk menghadapi tantangan-tantangan baru. Terlebih, menurutnya pekerjaan melatih klub Premier League terlalu melelahkan dibanding liga-liga lain.

Pep Guardiola memang berhasrat untuk mempertahankan gelar juara Premier League ini tetapi yang menyedihkan adalah saya tidak bisa melihat dia bertahan di Manchester City untuk waktu yang lama,” ujar Lee dikutip dari tribalfootball. TARUHAN ONLINE

“Dia belum menandatangani kontrak baru, kecuali dia jatuh cinta setengah mati pada Man City, saya pikir dia tidak akan bertahan lebih dari tiga atau empat tahun.”

Adapun menurut Lee, Guardiola merupakan pelatih yang tidak bisa lama melatih suatu klub. Dan fenomena ini bukan hanya terjadi di Man City saja, melainkan di kultur sepak bola modern klub-klub elite Eropa. BANDAR BOLA

“Melatih di level tertinggi sekarang membuat pelatih mudah lelah dan komitmen yang diberikan Pep pada setiap proses melatih ini pada akhirnya akan membuatnya terlalu letih.”

“Ini tidak seperti masa dulu ketika anda bermain habis-habisan pada 7 Mei dan sesudahnya menuju pantai beberapa minggu dan kembali dengan keadaan segar. Pekerjaan pelatih hari ini terlalu melelahkan dan orang ini (Pep) selalu mengerahkan segala kemampuannya,” tutup dia. JUDI BOLA

 

ZINEDINE ZIDANE : SEMOGA INI BUKAN PENAMPILAN TERAKHIR BUFFON DI LIGA CHAMPIONS

Kartu Merah Pertama Buffon di Liga Champions

Zidane menyanjung Buffon sebagai kiper yang luar biasa dan merasa yang bersangkutan tidak pantas untuk menutup karier di UCL dengan kartu merah.

Kartu merah yang diterima Buffon menjadi sisi lain yang banyak dibicarakan khalayak selain keberhasilan Madrid mengusir Juventus dari babak permpat final Liga Champions. JUDI BOLA

Di leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu semalam, Juventus yang kalah 3-0 buah dari pertemuan pertama justru tampil ganas di markas Madrid, dengan mereka mencetak tiga gol balasan lewat brace Mario Mandzukic dan Blaise Matuidi.

Buffon sendiri juga tampi memukau bahkan melakukan sejumlah penyelamatan penting. Namun, ia terpaksa diusir wasit pada menit-menit akhir laga lantaran memprotes keputusan Michael Oliver atas penalti yang diberikan. BOLA ONLINE

Adapun kartu merah itu merupakan yang pertama dalam karier Buffon selama tampil di Liga Champions, sekaligus menjadi perpisahannya yang memilukan mengingat ia telah menyatakan niatnya untuk segera gantung sarung tangan.

Zinedine Zidane selaku pelatih Madrid menyayangkan hal tersebut dan peristiwa ini sedikit mirip dengan yang ia terima ketika memainkan partai terakhir untuk Prancis di Piala Dunia 2006 silam, di mana ia diusir wasit karena menanduk Marco Materazzi.

Zidane percaya bahwa partai semalam bukan laga terakhir Buffon di Liga Champions. JUDI ONLINE

“Saya tidak merasa dia pantas untuk berpisah dengan cara seperti ini, namun sekarang tidak ada jalan kembali,” kata Zidane dikutip dari laman resmi Madrid.

“Apa yang terjadi di akhir pertandingan takkan mengubah sesuatunya atau mengurangi apa yang telah ia tampilkan. Dia itu adalah pemain yang luar biasa dan mudah-mudahan ini bukan penampilan terakhirnya di Liga Champions.” BANDAR BOLA

HASIL LIGA CHMAPIONS : REAL MADRID TERSELAMATKAN PENALTI RONALDO

Real Madrid

Real Madrid harus bersusah payah untuk memastikan langkah ke semifinal Liga Champions. Los Merengues lolos ke empat besar dengan keunggulan agregat 4-3 atas Juventus.

Skuat asuhan Zinedine Zidane di luar dugaan takluk 1-3 dari Juventus pada laga leg kedua perempat final di Santiago Bernabeu, Rabu (11/4/2018) atau Kamis (12/4/2018) dini hari WIB. Gol yang menyelamatkan Real Madrid baru muncul melalui sepakan penalti Cristiano Ronaldo pada masa injury time babak kedua. JUDI BOLA

Real Madrid yang bermain di hadapan publik sendiri sebenarnya kalah superior dibandingkan Juventus. Bahkan, Bianconeri berhasil unggul 3-0 walau berstatus tim tamu berkat dua gol Mario Mandzukic dan satu gol dari kaki Blaise Matuidi.

Akan tetapi, petaka untuk Juventus malah muncul hanya beberapa menit jelang waktu normal pertandingan berakhir. Pelanggaran yang dilakukan Medhi Benatia kepada Lucas Vazquez berujung penalti untuk tuan rumah. JUDI ONLINE

Para pemain Juventus tidak terima dengan keputusan wasit Michael Oliver memberikan penalti kepada Real Madrid. Protes pun dilakukan para pemain tim tamu yang berujung kartu merah untuk Gianluigi Buffon.

Kemudian, Ronaldo yang menjadi eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membobol  gawang Juventus sekaligus meloloskan skuad Los Blancos ke semifinal Liga Champions. BANDAR BOLA

Bayern Munchen Tanpa Hambatan ke Semifinal

Bayern Munchen, Sevilla

Di pertandingan lain, Bayern Munchen tidak menemui kesulitan berarti untuk memastikan langkah mereka ke semifinal Liga Champions walau harus puas bermain imbang tanpa gol di Allianz Arena, Kamis (12/4/2018) dini hari WIB. Tim yang diarsiteki Jupp Henyckes berhasil mengatasi perlawanan Sevilla dengan keunggulan agregat 2-1.

Bermain di hadapan publik sendiri, Bayern Munchen mendominasi jalannya pertandingan. Namun, dominasi tersebut tidak lantas membuat Die Roten berhasil membobol gawang Sevilla yang dikawal David Soria. BOLA ONLINE

Beberapa peluang didapat Arjen Robben hingga Robert Lewandowski, tetapi belum berujung. Bahkan, Sevilla hampir saja unggul andai peluang yang didapat Joaquin Correa tidak menerpa mistar gawang di babak kedua.

Hasil ini membuat Bayern Munchen mengikuti jejak Real Madrid untuk melangkah ke babak berikutnya. Bayern Munchen dan Real Madrid pun mengikuti jejak Liverpool dan AS Roma yang sehari sebelumnya memastikan lolos ke semifinal Liga Champions. JUDI BOLA

Hasil Leg Kedua Perempat Final Liga Champions

Hasil Leg Kedua Perempat Final Liga Champions

Rabu (11/4/2018)

Real Madrid 1-3 Juventus

Cristiano Ronaldo 90′; Mario Mandzukic 2′, 37′, Blaise Matuidi 61′

Bayern Munchen 0-0 Sevilla

CETAK QUAT-TRICK, GRIEZMANN BAWA ATLETICO JAUHI MADRID

Torehan mengejutkan datang dari Antoine Griezmann guys yang berhasil nyetak 4 gol atau quat-trick waktu Atletico Madrid bantai  Leganes dengan skor mutlak 4-0 pada pertandingan pekan ke-26 Divisi Primera La Liga di Stadion Wanda Metropolitano, Rabu (28/2/2018) atau Kamis dini hari tadi. BOLA ONLINE

Bagi Griezmann sendiri, ini jadi kali keduanya berhasil cetak tiga gol atau lebih dalam satu pertandingan. Nah satu minggu sebelumnya, dia juga berhasil mencetak hat-trick looh waktu Atletico menang 5-2 atas Sevilla di laga pekan ke-25, Minggu (25/2/2018). Baca Juga : Aguero Yakin Madrid Akan Maju Di Liga Champions

Makin bangga lagi, penyerang asal Perancis itu langsung  jadi pemain Atletico pertama yang bisa nyetak hat-trick dalam dua laga La Liga Spanyol beruntun pada abad ke-21.  Selama membela Atletico, dia total udah ngemas 101 gol.

Quat-trick Griezmann itu juga ikut memantapkan Atletico Madrid di posisi kedua klasemen sementara Divisi Primera La Liga. Mereka mengumpulkan 61 poin dari 26 laga. Baca Juga : Curi Gol, Barcelona Punya Modal Tambah din Leg Kedua

Posisi puncak klasemen sendiri masih diisi Barcelona dengan torehan 65 poin dari 25 laga. Mereka baru bakal bertanding lagi kala bertamu ke kandang Las Palmas pada Kamis (1/3/2018) malam. Baca Juga : Lampu Merah De Gea Untuk Madrid

Sedangkan rival abadi Barcelona, Real Madrid masih ada di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Valencia tetap tertahan di peringkat keempat dengan 50 poin seudah ditahan imbang Athletic Bilbao 1-1, beberapa jam sebelum laga Atletico vs Leganes. JUDI BOLA

Bilbao sebenarnya punya kesempatan untuk memenangi laga.  Tapi, penalti Aritz Aduriz gagal dikonversi sehingga publik San Mames harus puas dengan skor 1-1.

Hasil pertandingan pekan ke-26 Divisi Primera La Liga hingga Rabu (28/2/2018) atau Kamis dini hari WIB: PASTI UNTUNG

  • Espanyol 1-0 Real Madrid (Gerard Moreno 90′)
  • Girona 1-0 Celta Vigo (Cristian Portu 14′)
  • Athletic Bilbao 1-1 Valencia (Oscar de Marcos 49′ – Geoffrey Kondogbia 23′)
  • Getafe 3-0 Deportivo La Coruna (Angel Rodriguez 40′, Eneko Boveda 44′-bunuh diri, Jorge Molina 82′) Malaga 0-1 Sevilla (Joaquin Correa 15′)
  • Atletico Madrid 4-0 Leganes (Antoine Griezmann 26′, 35′, 56′, 67′)
  • Eibar 1-0 Villarreal (Kike 16′)

BANTING SETIR, USAILT BOLT JADI PESEPAKBOLA? MAINNYA DI KLUB INI

Hmm gimana jadinya yah kalo seorang atlet lari banting setir jadi pemain sepakbola? Yup, itulah yang dilakukan sama mantan pelari asal Jamaika, Usain Bolt kabarnya bakal beralih profesi jadi pesepakbola.

Keputusannya itu diungkapkan Bolt lewat akun resmi Twitternya dalam video singkat yang berdurasi 10 detik. Dalam videonya, Bolt katanya bakal segera teken kontrak looh sama salah satu klub sepakbola pada Selasa (27/2/2018) hari ini. Nah sayangnya belum jelas niih klub sepakbola mana yang bakalan dibela sama atlet berusia 31 tahun ini. bola online

Kalo kata laporan The Express, Bolt memang udah mutusin buat nutup kariernya sebagai atlet lari pada musim panas 2017. Ia pun punya keinginan buat jadi seorang pesepakbola profesional dan ngebela klub jagoannya, yakni Manchester United.

Baca Juga : Aguero Yakin Jika Real Madrid Kalahkan PSG di Leg Kedua

Baca Juga : Lampu Merah De Gea Untuk Madrid

Baca Juga : Ini 5 Pemain Penentu Laga Chelsea vs Barcelona

Bahkan siapa sangka Bolt sempat nawarin diri untuk jadi pemain Man United yaa meski itu cuma candaan siih. Namun, peraih medali emas Olimpiade sebanyak delapan kali itu kayanya memang serius banget untuk bisa tampil di lapangan hijau. judi bola

Bolt sendiri sadar kalo main sepakbola itu perlu banyak penyesuaian dan pengalaman, walaupun ia punya kemampuan lari di atas rata-rata tapi ia masih perlu banyak belajar. Tercatat, ia pernah buat rekor dunia 100 meter sprinter sampai dijuluki sebagai manusia tercepat di jagat raya.

“Saya akan mencoba untuk menyesuaikan. Tentunya sepakbola akan memakan waktu yang lama untuk saya, namun jika saya berlatih dan bermain beberapa kali, saya akan terbiasa dengan hal itu,” ucap Bolt, dikutip dari Express, Selasa (27/2/2018).

“Sama ketika saya latihan menjadi pelari. Saya merasa gugup untuk sementara waktu sampai saya mulai terbiasa dengan orang banyak,” lanjutnya.

Kalo diliat dari trek rekornya, Bolt ngeraih tiga medali emas di Olimpiade Rio 2016, tiga emas di Olimpiade London 2012, plus dua emas di Olimpiade Beijing 2008. Selain itu, ia juga jadi juara dunia sebanyak empat kali di nomor 100 meter. Ia jadi pelari paling sukses dengan menyabet medali emas 100 meter di tiga kali penyelenggaraan Olimpiade. Wah penasaran banget yaa pengen cepet-cepet liat aksinya dilapangan hijau. coba sekali pasti untung

Mantan Pemain Sepak Bola Mark Aizlewood Dan Paul Sugrue Bersalah Atas Kecurangan

 

Dua mantan pemain sepak bola termasuk di antara enam orang yang menghadapi hukuman Taruhan Bola penjara karena menipu £ 5 juta dari sekolah dan akademi dalam skema kepemimpinan olahraga palsu.

 

Mantan pemain internasional Wales, 57 tahun Mark Aizlewood, dan mantan rekan setimnya, Paul Sugrue, 56, dihukum karena kecurangan pada hari Senin. Mereka adalah bagian dari skema untuk meyakinkan institusi pendidikan untuk membayar magang yang tidak ada, pengadilan mahkota Southwark mendengarnya.

 

Kelompok tersebut berjanji untuk membantu anak-anak muda yang berjuang mendapatkan NVQ dalam kepemimpinan aktivitas dan mengatakan kepada perguruan tinggi bahwa mereka akan memberikan pelatihan penuh waktu dalam pembinaan sepak bola, serta pengalaman kerja dan kenaikan mingguan sebesar £ 95 kepada 3.800 siswa.

 

Kenyataannya, ratusan siswa di buku mereka tidak ada, banyak yang tinggal di ujung negara dari skema pelatihan dan yang lainnya hanya melakukan dua atau tiga jam belajar seminggu.

 

Seiring dengan rekan direktur mereka, Keith Williams yang berusia 45 tahun dan Christopher Martin yang berusia 53 tahun, orang-orang tersebut mengajukan akun palsu ke perguruan tinggi untuk meyakinkan mereka untuk berbisnis dengan perusahaan mereka, Luis Michael Training Ltd.

 

Mereka berjanji kepada perguruan tinggi bahwa ini adalah kesempatan sempurna bagi anak-anak muda yang tidak bekerja, pendidikan atau pelatihan – yang dikenal sebagai Neets – untuk mendapatkan kualifikasi.

 

 

Guardian Today: berita utama, analisis, debat – dikirim langsung kepada Anda

Baca lebih banyak

Perusahaan mendaftarkan magang yang sesuai untuk mengklaim uang dari perguruan tinggi, yang pada gilirannya menerima dana dari Dewan Keterampilan dan Keterampilan yang dikelola pemerintah (LSC), kemudian berganti nama menjadi Skills Funding Agency (SFA).

 

Beberapa siswa didaftarkan tanpa sepengetahuan mereka setelah mengikuti kamp sepak bola musim panas yang dikelola oleh Jack Harper, seorang karyawan dari Luis Michael Training.

 

Ketika scam terurai, SFA meminta uangnya kembali, membiarkan defisit besar dalam anggaran banyak sekolah.

 

Lima dari enam pria tersebut terbukti melakukan konspirasi untuk melakukan kecurangan dengan perwakilan palsu. Sugrue dan Williams masing-masing dihukum dua tuduhan, sementara Martin sudah mengaku dua orang. Aizlewood dinyatakan bersalah atas satu tuduhan dan dibebaskan pada saat yang bersamaan. Seorang karyawan, Stephen Gooding, mengaku bersalah terhadapnya.

 

Pria keenam, Harper, dibebaskan dari satu tuduhan yang sama, namun dihukum karena masing-masing menghitung kecurangan dan menggunakan instrumen palsu.

 

Hakim, Michael Tomlinson, menggambarkan kasus ini sebagai hukuman “sangat serius” dan ditangguhkan sampai 26 Februari.

 

Aizlewood telah membantah melakukan kesalahan dan mengatakan kepada dewan juri bahwa dia telah disibukkan oleh masalah kesehatan mental almarhum istrinya sebelum dia bunuh diri Juni lalu. Dia mengatakan kepada pengadilan bahwa dia tidak memiliki “waktu atau kecenderungan” untuk melakukan penipuan yang kompleks semacam itu.

 

Mantan pemain, yang telah tersingkir 39 kali untuk negaranya dan menghasilkan lebih dari 500 penampilan di liga sepak bola, menggambarkan bagaimana istrinya, Penelope, menderita masalah alkohol dan narkoba, serta depresi.

 

“Saya adalah direktur sebuah perusahaan, tapi, ini sangat besar, tapi pola pikir utama saya adalah apa yang harus saya lakukan – saya harus menyelesaikannya dengan cepat dan kembali karena situasi di sana,” kata Aizlewood.

 

Dia melanjutkan: “Itu hanya membuat Luis Michael, dalam banyak hal, tidak penting. Saya memiliki pertempuran yang lebih besar untuk diperjuangkan dan oleh karena itu, ya saya harus melakukan pekerjaan saya dan melakukan tugas saya, tapi saya tidak terlalu fokus pada hal itu. ”

 

Penanyanya, Nigel Lambert QC, mengatakan: “Tuduhannya adalah Anda terlibat dalam konspirasi kriminal selama masa ini dan saya hanya ingin bertanya; Apa sebenarnya sikap mental Anda saat itu, apa yang sebenarnya Anda fokuskan? ”

 

Aizlewood menjawab: “Di keluarga saya. A, saya tidak memiliki kecenderungan dan B, saya tidak punya waktu. “

Wayne Rooney Kalah Dalam Pertarungan Manchester United

Langit dibuka setelah hanya tiga menit dan Wayne Rooney direndam Taruhan Bola  saat Antonio Valencia melintas di rumah dengan tendangan voli manis yang memberi Manchester United momen terdepan kemudian. Ini bukan cara pencetak gol rekor klub membayangkan kembalinya dia.

Rooney terakhir menghadapi United di tempat ini pada Boxing Day 2003 saat Everton kalah 3-2 melawan tim Sir Alex Ferguson yang menampilkan Tim Howard, Cristiano Ronaldo dan David Bellion. Sementara status Rooney saat itu sebagai anak emas Old Trafford masih di masa depan, pertandingan ini mungkin telah ditagih sebagai United Past versus United Present. Dengan Rooney mengenakan seragam Everton, penonton asal rumah akan melihat garis keturunan 253 orang mereka melawan penggantinya, Romelu Lukaku, yang enam gol dalam enam pertandingan merupakan awal karirnya setelah pindah dari Goodison Park. Rooney mencetak gol di dua pertandingan pertama Liga Primer Everton tapi tidak sejak saat itu.

Wayne Rooney layak menerima sambutan Ronaldo di Old Trafford

Ketika dia melompat dari pelatih sebelum menuju ruang ganti yang tidak asing lagi, seruan “Rooney!” Naik dari orang beriman United yang berkumpul. Lebih mendesak lagi, adalah kebutuhan bagi anak berusia 31 tahun untuk memicu pemulihan. Orang-orang Ronald Koeman tiba setelah kehilangan tiga pertandingan sebelumnya dan tanpa kemenangan sejak 12 Agustus – 1-0 melawan Stoke City, satu-satunya kemenangan di liga mereka.

Rooney mencetak gol kemenangan pada hari itu tapi obrolan pre-kick-offnya dikotori dengan referensi tentang perlunya pergi dengan “sesuatu”. Pada 21 menit Rooney gagal menjawab keinginan ini dengan memboikot bola Cuco Martina. Ini menambah permulaan yang goyah saat Rooney menepiskan sebuah umpan, mengaitkan umpan silang dengan Martina, menyingkirkan David de Gea, dan dibelokkan oleh Eric Bailly.

Setelah Lukaku dicemooh dengan mengunjungi para penggemar dan Rooney menerima sambutan yang menyenangkan, dia berbaris di tempat tidur No9 yang dikosongkan oleh orang Belgia. Lukaku menolak kesempatan untuk membalas cemoohan saat ditemani oleh Juan Mata. Ini membuat fans senang, membuat José Mourinho tidak puas, dan menyebabkan Rooney melotot Michael Keane atas izin yang diberikan.

Pada musim gugur karirnya, gaya Rooney adalah untuk menjatuhkan lebih dalam. Ketika babak pertama berlangsung, dia melakukan lebih dari ini, memicu serangan via Martina dan Tom Davies di sisi kanan. Apa yang ditunjukkannya adalah bagaimana Koeman gagal menggantikan Lukaku, petenis Belanda itu merekrut Gylfi Sigurdsson dan Davy Klaassen selain Rooney: tiga No10 bukan pusat tengah yang maju untuk mengisi kekosongan.

Serta tujuan Lukaku apa yang kalah Koeman dan Everton adalah kecepatan. Ketika Marcus Rashford menyelipkan dia mendekati akhir babak pertama, striker tersebut melaju ke luar angkasa dengan cara yang tidak mungkin bagi Rooney dan rekan satu timnya.

Apa yang ditunjukkannya saat istirahat adalah kemauan untuk mundur dan membantu menghalangi United di dekat area penalti. Otak dan kaki cepatnya kedepan saat dia mendaur ulang bola keluar dari gang-gang yang buta tapi, sungguh, ini menggambarkan betapa dominannya United dan betapa sedikit layanan yang ditawarkannya.

Rooney mengobrol dengan De Gea saat istirahat dan yang terlibat dengan Sigurdsson di dekat lingkaran tengah sebelum babak kedua. Sebagai pemenang terlahir dia mungkin telah mengingatkan si Eslandia bahwa mereka hanya tujuan di belakang. Ketika wasit, Michael Oliver, meniup, Rooney langsung menyampaikan ceramahnya dengan menahan De Gea. Namun, tembakan kaki kirinya ditolak oleh kiper.

Ini datang di depan Stretford End yang merupakan bagian dari ucapannya yang penuh hormat, jadi jika Rooney mencetak dan merayakannya, mungkin ada respons yang menarik.

Dari keduanya, kontribusi Rooney sepertinya akan berakhir seperti yang lebih besar sebelum gol ketujuh Lukaku musim ini, di menit ke-89. Sebelum ini, petenis Belgia itu menundukkan kepalanya saat Rashford berlari ke kiri dan mencoba melengkung melewati Jordan Pickford daripada lewat. Dan saat Ashley Young menjemputnya nanti, Lukaku berakhir di punggungnya di area Everton.

Sebelum menggantikannya, Rooney adalah kekuatan timnya yang paling efektif. Beberapa kali ia melepaskan bola keluar lebar dan maju dan berlari ke area penalti hanya untuk melihat rekan setimnya bola mundur agar momentumnya hilang.

Hal ini tampaknya merupakan penampilan fungsional dalam cetakan Mourinho klasik sebelum gol telak longsor dari United. Koeman melemparkan Sandro Ramirez ke Davies dan perombakan membuatnya berada di puncak serangan, dengan Rooney sekarang kurang maju. Seiring berjalannya waktu, dia berhasil mengalahkan mantan rekan setimnya Ander Herrera, dan ini membuktikan tindakan terakhirnya saat Kevin Mirallas menggantikannya dengan delapan menit tersisa.

Ada jabat tangan Mourinho tapi saat Stretford End menyanyikan namanya Henrikh Mkhitaryan menggandakan keunggulan. Penyedianya adalah Lukaku, dengan jenis pass tertimbang yang membantu membuat nama Rooney. Sekarang, sebelum hukuman dari Anthony Martial yang menempatkan United bersama atas, datang selesai Belgia sendiri. Itu adalah cara yang manis baginya untuk diakhiri saat dia menangkupkan tangannya ke telinga di depan penggemar Everton yang bepergian.

 

Semangat Tim Pochettino Terhadap Tottenham Semalam

 

Kritikus restoran Observer, Jay Rayner, datang dari Beast pada tahun 2014, tak lama setelah dibuka di West End London, dengan sebuah nasihat. “Pergilah ke sana dengan uang orang lain, karena Tuhan tahu Anda akan membutuhkan banyak dari itu,” tulisnya. “Punya teman siapa, katakanlah, baron narkoba internasional? Sangat baik Mereka mungkin bisa makan malam. ”

Mauricio Pochettino, mungkin, belum membaca ulasannya Taruhan Bola karena dia pergi ke Beast pada hari Rabu malam dengan 49 rekannya dari Tottenham Hotspur dan dia membayar semuanya. Ketua, Daniel Levy, berada di sana, bersama dengan seluruh regu tim pertama, asisten Pochettino dan berbagai macam orang dari seluruh staf. Dan sangat bagus juga, oleh semua akun.

Menurut Rayner, ini adalah surf and turf joint yang berbusa dengan machismo. “Ini layak untuk melihat seperti apa ego laki-laki yang tak tanggung-tanggung, saat dinyatakan sebagai restoran,” tulisnya. Dalam banyak hal, ini adalah tempat yang sempurna untuk Pochettino. Pria besar itu dengan senang hati menulis cek besar dan itu adalah semacam kejadian yang menyinari hasratnya dan apa yang sedang dikendarainya di Spurs.

Pochettino suka berada di jantung suasana keluarga sementara dia juga terobsesi oleh energi dan emosi positif; menciptakan ikatan antar manusia. Sejak tiba di Tottenham pada musim panas 2014, dia berusaha membangun semangat kolektif, di dalam dan di luar lapangan, dan malam hari seperti Rabu adalah bagian dari prosesnya.

Mereka telah menjadi ciri khas karir manajerial Pochettino. Di klub sebelumnya, Southampton, misalnya, dia muncul tiba-tiba pada jamuan makan akhir musim untuk menghormati beberapa anggota junior dari departemen perekrutan yang pergi. Dia memberi semangat pada kesempatan itu. Dan dia mengambil tagihannya.

Pochettino telah mencoba mengajak semua orang di Tottenham sebisa mungkin dan ada satu saat ketika dia merasa berkewajiban untuk melakukannya. Setelah kematian pelatih di bawah 23 tahun, Ugo Ehiogu, Pochettino adalah bagian dari makanan kelompok yang merayakan hidupnya. Ada sekitar 40 yang hadir, termasuk pemain dari tim Ehiogu.

Pochettino mempertimbangkan daging merah dan anggur merah di Beast – sebelum derby Liga Inggris di West Ham United – menjadi kesempatan bagi pemain musim panas untuk berintegrasi, “untuk terlibat dengan semua orang”. Serge Aurier dan Fernando Llorente telah tiba sampai batas akhir tenggat waktu transfer, dengan Juan Foyth datang sehari sebelumnya dan, dengan perlengkapan tanpa henti dari perlengkapannya, tidak ada banyak waktu untuk melepaskan diri dari lapangan.

“Ini sangat penting,” kata Pochettino. “Mengenal satu sama lain dengan lebih baik; untuk berbicara dengan cara yang berbeda. Itu menciptakan hubungan di antara mereka, emosi. Dan ketika Anda harus bertarung dalam sebuah kompetisi, ada lebih banyak kemauan untuk membantu rekan satu tim dan lebih peduli terhadap mereka dan lebih peduli pada suami yang membayar tagihan restoran! Ini bukan hanya tentang taktik tapi juga di luar lapangan. Menempatkan semua staf, para pemain dan ketua di sebuah restoran – itu adalah taktik juga.

“Kami selalu berusaha mencari cara untuk tetap bersama di luar tempat latihan karena sangat berbeda – semua yang terjadi sangat berbeda. Tapi sangat sulit di Inggris untuk menemukan satu atau dua malam bersama. Ini adalah jadwal yang sibuk yang kita miliki. Kami bermain setiap dua atau tiga hari dan kemudian semua orang pergi untuk istirahat internasional. Rabu sangat baik untuk tinggal sama sekali di luar dan tertawa dan berbagi dalam suasana yang berbeda. ”

Pochettino telah ditanya, bercanda, cabang McDonald’s yang telah dia bawa untuk semua orang. “Tidak tidak Tidak. Saat saya bayar, saya bayar, “jawabnya. “Restoran yang bagus, makanan enak, anggur enak. Anggur Argentina, yang terbaik. ”

Jelas bahwa untuk menciptakan “dinamika yang baik”, untuk meminjam frase Pochettino, ada satu unsur penting – waktu. Dia merasa bahwa dia telah mampu mengubah mentalitas di Tottenham dan tidak ada pertanyaan bahwa dia telah memindahkan mereka ke tingkat yang sama. Tapi dia menolak untuk berdiri diam dan dia yakin bahwa pemain barunya – yang lainnya adalah Davinson Sánchez dan Paulo Gazzaniga – dapat memperkaya perpaduannya.

“Dengan Llorente, ini tentang memiliki alternatif yang berbeda di depan Harry Kane,” tambahnya. “Dia memenangkan Piala Dunia tapi dia sangat rendah hati dan dia menyediakan energi yang sangat bagus. Baru beberapa minggu penandatanganan itu terlibat dalam dinamika tim, klub, dan mereka butuh waktu. Hanya waktu. Tapi saya pikir kita kuat. Saya sangat senang dengan skuad saya. “

Perusahaan Induk Manchester City Menangani Saham Besar Di Girona

 

Perusahaan induk Manchester City, City Football Group, telah menjadikan Girona Taruhan Bola sebagai klub keenam dari portofolio pelebarannya, setelah memastikan kesepakatan untuk membeli saham utama di tim Spanyol yang baru dipromosikan.

Ketentuan tersebut memberi City saham 44,3% dan kepemilikan yang sama terhadap Grup Sepak Bola Girona, agen yang dimiliki oleh saudara manajer Perma Pede Pep Guardiola. Saham yang tersisa dimiliki oleh asosiasi penggemar Girona.

Girona bermain di La Liga untuk pertama kalinya dalam sejarah 87 tahun setelah promosi musim lalu, setelah mencapai babak play-off dalam tiga dari empat kampanye sebelumnya. Klub-klub tersebut mengatakan bahwa negosiasi dimulai pada tahun lalu dan potensi “on dan off-field” Girona, bersama dengan track record akademis yang positif “memainkan peran penting dalam mewujudkan kesepakatan tersebut.

City sudah memiliki hubungan dekat dengan tim Catalan, setelah meminjamkan lima pemain musim panas ini: Pablo Maffeo, Aleix García, Douglas Luiz, Marlos Moreno dan Larry Kayode.

Sebuah pernyataan yang mengumumkan bahwa kesepakatan tersebut mengatakan bahwa Girona akan “mendapatkan keuntungan dari jaringan luas City Football Group di bidang infrastruktur, pembinaan, perekrutan, pengembangan pemuda dan kepemimpinan eksekutif di samping kemampuan media, pemasaran dan komersial globalnya”.

Girona: kota dengan restoran top dunia sekarang memiliki sebuah tim untuk dinikmati

Ferran Soriano, chief executive officer CFG, mengatakan: “Girona adalah klub yang tindakannya telah berbicara paling keras dalam hal ambisinya. Ini memiliki diam dan dengan tekad dan kerendahan hati mencapai promosi ke La Liga yang merupakan pencapaian yang luar biasa. Ini juga telah dilakukan saat bermain sepakbola yang bagus.

Ambisi lanjutan klub untuk meraih status La Liga yang berkelanjutan dan kesuksesan sambil menerapkan kualitas dan perilaku yang sama adalah ambisi yang kami bagikan di City Football Group dan kesempatan untuk berinvestasi di masa depan Girona sangat menarik. Kami akan mendengarkan dan belajar, dan melakukan apa pun yang diperlukan untuk mendukung klub dan penggemarnya dalam mencapai keberlanjutan jangka panjang yang mereka inginkan dengan benar. ”

Pere Guardiola mengatakan: “Bersama-sama, kami yakin bahwa kami akan memberi dukungan kepada klub, yang meminta bantuan tersebut datang dalam bentuk bantuan eksekutif, keuangan atau kepemimpinan.”

 

Manchester United Yang Jelek Memenangkan Persiapan Sempurna Untuk Misi CSKA Moscow

 

 

Selama lebih dari setengah jam, José Mourinho duduk menunggu pelatih tim Manchester United Taruhan Bola di luar peramal St Mary yang tak diragukan lagi dalam kenyamanan sebuah pekerjaan dengan baik setelah memperpanjang jarak tak terkalahkannya menjadi delapan pertandingan. Mereka menunjukkan efisiensi yang tidak berperasaan dan sikap keras kepala yang menawan dalam penampilan tak kenal ampun dan kadang-kadang buruk yang membuat kemenangan United dan lembaran bersih kelima dalam enam pertandingan Liga Primer. Romelu Lukaku, meskipun, masih ditempatkan di dalam pengawasan doping, dan, inilah kekejaman tim United saat ini, mereka berangkat ke bandara Southampton tanpa dia.

 

Lukaku pada akhirnya adalah pemenang pertandingan tapi ini adalah hasil yang dibangun di atas pondasi yang kokoh. Chris Smalling dan Daley Blind menawarkan bala bantuan akhir dan pada akhirnya United memiliki enam pembela di lapangan dan kadang delapan, sembilan atau bahkan 10 orang di belakang bola. Lukaku dibiarkan terasing untuk sebagian besar babak kedua sebagai Southampton yang diremajakan yang ditulis di tim tamu.

Manchester United bekerja sama dengan polisi untuk mengidentifikasi penggemarnya atas nyanyian Romelu Lukaku

Baca lebih banyak

 

Setelah menyingkirkan bola dari permainan dan jauh dari bahaya karena lemparan lempar, Eric Bailly dengan penuh kemenangan disambut tepuk tangan manajernya. Marcus Rashford menunjukkan keinginan di kedua kotak itu sementara Phil Jones mengambil usia untuk membersihkan dirinya sendiri setelah putus asa – hampir mabuk – mencoba melindungi bola dari Nathan Redmond, pemain sayap Southampton.

 

Bagi Mourinho, ini terasa seperti kemenangan termanis dan mengingatkan pada mereka yang membantunya meraih gelar bersama Chelsea pada 2005. Ashley Young, bek tengah Manchester United, menegaskan bahwa ini “bukan penampilan United” – namun manajernya senang sekali. dan tidak malu karenanya. Sedangkan untuk beralih dari stereotip, United tidak akan menyakiti apapun untuk memiliki jenis seni ini di lengan baju mereka.

 

Seperti yang Mourinho ingin tekankan sesudahnya, hadiah untuk United sama dengan kemenangan 4-0 melawan Everton dan West Ham United, terlepas dari gaya di mana mereka diraih. United diganggu oleh 15 liga pada musim lalu, sementara mereka hanya memperoleh dua kemenangan 1-0 di liga tahun lalu (salah satunya pergi, di Hull City pada Agustus) dan Mourinho, lebih dari siapa pun, tahu berat sebenarnya sebuah kemenangan jelek atau dua. “Tidak selalu bisa Anda bermain dengan sangat baik,” kata Mauricio Pellegrino, manajer Southampton. “Tim terbaik di dunia menyesuaikan pemain mereka dengan setiap situasi.”

 

Memang, Rashford dan Juan Mata harus melakukan pekerjaan kotor. United unggul empat poin dari waktu ini tahun lalu, namun tampaknya lebih serius menemukan kembali kesombongan dan penampilan juara, sebuah aura yang telah menghindar sejak kepergian Sir Alex Ferguson di tahun 2013. Menemukan cara untuk menang di Southampton pada hari Sabtu adalah bukti lebih lanjut tentang kemajuan mereka yang ditandai, telah dipaksa untuk menyelesaikan undian di St Mary lima bulan yang lalu. United mengendarai keberuntungan mereka sedikit kali ini, ditandai dengan izin Marouane Fellaini dari kepala sasaran Oriol Romeu, namun tampaknya ada keyakinan bahwa mereka tidak akan menyusut ke dalam cangkang mereka atau pergi ke bawah, karena mereka mungkin memiliki musim lalu.

 

Kinerja yang luar biasa seperti itu telah mengilhami kebisingan yang luar biasa tentang prospek Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam istilah ini. Mourinho, meskipun, enggan untuk memanjakan diri dengan superlatif atau untuk memperkuat pembicaraan tentang judul yang miring namun mengakui pengujian pada periode Oktober, di mana mereka menghadapi Liverpool, Benfica dan Tottenham Hotspur.

 

Di bawah permukaan, bagaimanapun, Mourinho harus merasa sombong. Di jantung harapan gelar apapun adalah pemainnya yang baru bergabung, pemain terpercaya namun tidak mode, seperti Jones, Fellaini, Young dan kapten Antonio Valencia, beberapa di antaranya diejek tidak begitu lama.

 

Lalu ada industri Nemanja Matic dan sekali lagi Henrikh Mkhitaryan yang mengesankan, yang sibuk meski tidak sebaik-baiknya. Ditambah lagi, harus dikatakan, mereka merindukan dorongan Paul Pogba di lini tengah. Dan sementara Southampton pantas mendapat pujian karena menempatkan oposisi di kaki belakang untuk sebagian besar babak kedua, pada hari lain United bisa saja kabur dengannya. Ander Herrera meraup tanpa bahaya sementara Lukaku seharusnya melipatgandakan penghitungannya, tapi untuk Fraser Forster.

 

Lukaku sudah pasti memainkan perannya juga. Dia telah mencetak delapan gol dalam banyak pertandingan dan dengan demikian telah mencapai penghitungan itu lebih cepat daripada Eric Cantona, Ruud van Nistelrooy atau Zlatan Ibrahimovic. Petenis Belgia itu telah berhasil memasukkannya dengan mulus sehingga bahkan Mourinho pun mengungkapkan keterkejutannya atas dampak striker tersebut. “Saya tahu dia akan mencetak gol, lebih banyak daripada kami untuk Everton atau West Brom, itu masuk akal,” kata Mourinho, “tapi saya tidak mengharapkannya mencocokkan pertandingan setelah pertandingan untuk memasukkan bola ke dalam gawang.” CSKA Moscow pada hari Rabu menanti dan sementara itu biasanya dipandang sebagai potensi kesal, orang yang memar dan bisnis ini sama sekali tidak berminat untuk tergelincir.

Prediksi Bola Togel Singapura